NAB HARIAN

Bagaimana Strategi Investasi di 2024? Simak Pembahasannya di Webinar Market Outlook MNC Asset Management

JAKARTA, 4 Maret 2024 – Terlepas dari pandemi COVID-19 yang melanda dunia pada medio 2020-2022 yang mengakibatkan lumpuhnya perekonomian dunia, ternyata sampai saat ini masih dibayangi oleh banyak tantangan. Ketidakpastian ekonomi yang alih-alih akan membaik, malah semakin buruk sejak kembali memanasnya konflik Palestina dan Israel.

Guncangan ekonomi dunia terjadi karena beberapa faktor, seperti perubahan iklim, peperangan, teknologi digital, dan proteksionisme perdagangan yang memperparah kesenjangan dan akan berdampak negatif pada negara berpendapatan rendah. Begitu juga dengan tekanan inflasi diprakirakan masih tinggi dipicu oleh kenaikan harga energi dan pangan akibat eskalasi konflik geopolitik.

Di Indonesia sendiri pertumbuhan ekonomi akan mencapai 5,04% di kuartal IV 2023, iklim politik dan kondisi moneter global akan menjadi dua tema utama yang mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia di 2024. Pemilu serentak yang sudah dilaksanakan Februari kemarin diharapkan akan mendorong terjadinya likuiditas dalam jumlah besar pada perekonomian karena pengeluaran kampanye dan belanja masyarakat.

Konsumsi rumah tangga di Indonesia terbilang masih cukup terjaga tumbuh di 4,82%, hal tersebut merupakan salah satu pendukung kuatnya ekonomi Indonesia di tengah-tengah lesunya perekonomian global. Aktivitas ini juga didukung karena inflasi Indonesia yang terkendali, sehingga bisa menjaga daya beli masyarakat.

Merespons hal tersebut PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melalui salah satu unit bisnisnya MNC Asset Management mengadakan Webinar Market Outlook 2024 dengan mengusung tema “Peluang Investasi di Tahun yang Penuh Tantangan” Kamis, 7 Maret 2024 pukul 14:00 WIB, dengan menghadirkan pembicara Dimas Aditya Ariadi (Direktur), Ipan Samuel Hutabarat (Chief Investment Officer), dan Muhamad Sugiarto (Head of Fixed Income Fund Manager serta akan dipandu oleh Annafrid Nikijuluw sebagai moderator.

Direktur MNC Asset Management Dimas Aditya mengatakan,”Ketidakpastian ekonomi global jelas akan menjadi perhatian dunia. Banyak negara yang mulai waspada akan hal ini, tapi berbeda apa yang terjadi di ekonomi global, justru di Indonesia kinerja ekonomi mengalami tren positif pada kuartal IV 2023 yang berhasil tumbuh sebesar 5,04%. Harapan kami hal ini bisa juga berdampak positif bagi pasar modal Indonesia, leh karenanya dalam webinar nanti juga kami akan berikan gambaran instrumen investasi apa yang sesuai dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini,”ujar Dimas.

Webinar yang diselenggarakan pada 7 Maret 2024 ini bersifat terbuka, namun terbatas hanya 100 orang peserta dan tidak dipungut biaya. Segera daftarkan diri anda dengan klik tautan https://bit.ly/MAMOutlook2024